Mengapa Dongeng Rara Tidak Ceria
![]() |
| Sumber Gambar: AI Generated |
"Tidak semua yang lembut harus ceria. Tidak semua yang sunyi berarti sedih. Sebagian cerita hadir bukan untuk membuat anak tertawa, tetapi untuk menemani mereka memahami rasa."
Mengapa Dongeng Anak Tidak Harus Selalu Ceria
Banyak orangtua terbiasa dengan dongeng yang penuh tawa, warna terang, dan akhir bahagia yang cepat.
Dongeng seperti itu memang penting. Ia memberi keceriaan dan hiburan. Namun, kehidupan anak tidak selalu berjalan seperti cerita yang riuh.
Anak juga lelah, bingung, diam, kehilangan, tidak tahu harus berkata apaDongeng Rara hadir untuk ruang-ruang itu.
Anak Juga Mengalami Perasaan yang Dalam
Sering kali orang dewasa mengira:
“Ah, anak-anak belum memikirkan hal-hal seperti itu.”
Padahal, anak merasakan lebih banyak daripada yang bisa mereka ucapkan. Mereka hanya belum punya bahasa.
Dongeng yang terlalu ceria kadang tidak memberi ruang bagi anak untuk berkata:
“Aku sedang tidak apa-apa, tapi juga tidak baik-baik saja.”
Rara adalah tokoh yang mengizinkan perasaan itu ada.
Dongeng yang Menenangkan, Bukan Menggurui
Dongeng Rara tidak hadir untuk:
- memberi nasihat langsung
- mengatakan mana yang benar dan salah
- memaksa anak memahami pesan
Cerita-cerita ini berjalan pelan, membiarkan anak:
- merasakan
- mengendapkan
- memahami dengan caranya sendiri
Inilah yang membuatnya terasa berbeda.
Mengapa Ada Diam, Menunggu, dan Hari Biasa
Dalam dunia Rara, ada:
- hari tanpa agenda
- kursi kosong
- benda yang retak
- waktu menunggu
- perasaan tidak tahu harus menjadi apa
Ini bukan kesedihan yang berat. Ini adalah kehidupan sehari-hari yang jujur.
Anak belajar bahwa:
- tidak semua hari harus istimewa
- tidak semua rasa perlu dijelaskan
- tidak semua masalah harus segera selesai
Dongeng Sebagai Ruang Aman
Bagi sebagian anak, dongeng Rara menjadi: cermin, teman, jeda.
Cerita tidak menuntut reaksi cepat. Tidak ada tawa yang harus dipaksakan. Tidak ada pelajaran yang harus segera dipahami. Dan justru di sanalah kekuatannya.
Peran Orangtua Saat Membacakan Dongeng Rara
Dongeng ini tidak menuntut penjelasan panjang.
Yang dibutuhkan hanya:
- kehadiran
- nada yang tenang
- kesediaan untuk diam bersama
Jika anak bertanya, jawab seperlunya. Jika anak diam, biarkan.
Dongeng ini bekerja pelan, dan hasilnya sering muncul jauh setelah cerita selesai.
Tidak Semua Dongeng Harus Menghibur
Sebagian dongeng bertugas menghibur. Sebagian lain bertugas menemani. Dongeng Rara memilih menjadi yang kedua. Ia tidak membuat anak selalu ceria, tetapi membantu anak merasa tidak sendirian dengan perasaannya.
Dongeng yang baik bukan yang paling ramai, melainkan yang paling jujur pada kehidupan anak. Rara tidak selalu ceria, karena hidup memang tidak selalu begitu. Dan itu tidak apa-apa.
